Peringatan 1 Muharram 1430H
Written by Setyabudi Indartono   
Monday, 05 January 2009 20:56

 

Alhamdulillah, satu lagi kegiatan FORMMIT bisa terlaksana di awal tahun ini. Setelah FORMMIT di Utara dan Selatan berhasil melaksanakan aksi simpatik mengenai Palestina dan Gaza di masing-masing pada malam tahun batu, pada hari ini 4 Januari 2009 bertempat di Masjid Taichung, FORMMIT bersama dengan KMIT berhasil melaksanakan kegiatan Peringatan Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1430 H yang sempat tertunda beberepa waktu lalu. Sebelumnya pada sabtu malam diadakan rapat pematangan Kongres Mahasiswa Muslim Indonesia di Asia Pasifik oleh rekan-rekan SC dan OC.

Acara peringatan Muharram sendiri dimulai pada pukul 10 pagi tadi dengan menghadirkan pembicara yang tidak asing lagi, yakni bapak kita semua, Kepala Kantor Dagang dan Indonesia (KDEI) yakni bapak Suhartono. Disini pak Suhartono menunjukkan sisi lainnya yang mungkin belum pernah dilihat orang semasa beliau menjabat sebagai kepala KDEI disini, yakni kemampuannya untuk memberikan ceramah sekaligus motivator untuk rekan-rekan peserta acara.

Dalam tausiyah bertema hijrah yang disampaikan pak Suhartono, beliau menceritakan banyak hal. Salah satu yang paling bermakna adalah bagaimana beliau sebenarnya adalah seorang muallaf, namun beliau sudah memeluk agama Islam sejak tahun 1977 saat beliau berumur 25 tahun.  Bagaimana beliau dulu dididik di keluarga nasrani sampai akhirnya mendapatkan hidayah memeluk Islam beliau paparkan dengan cukup baik sehingga memberi hikmah yang cukup baik bagi peserta mengenai arti hijrah yang sesungguhnya, terutama dalam masalah keyakinan ini.

Benar-benar sesuai dengan tema yang diusung. Tidak hanya itu saja, pak Suhartono juga memberikan motivasi untuk peserta dengan mengambil salah satu jargon pakar manajemen Rhenald Kasali yang juga teman beliau, "seberapa pun jauh jalan salah yang anda tempuh, jangan ragu untuk putar arah sekarang juga". Mengingatkan kepada kita bahwa perubahan kearah yang lebih baik harus terus dilakukan. Tak lupa beliau menegaskan komitmen untuk terus membela rekan-rekan TKI sekaligus menyampaikan rencana KDEI untuk menyewa pengacara untuk membantu rekan-rekan TKI yang dikerjain oleh agensi. Pak Suhartono juga menyampaikan agar rekan-rekan peserta pun jangan ragu untuk menyampaikan saran dan kritik karena dua tahun sesudah beliau menjabat beliau berencana melakukan evaluasi menyeluruh kepada seluruh bidang-bidang yang ada. Dalam kesempatan ini juga disampaikan kepada bapak Suhartono bahwa dari kegiatan kotak amal yang dilakukan dalam aksi simpatik Gaza, untuk wilayah utaratu dan utada total terkumpul tidak kurang dari NT $ 51.570+ US$ 6. Nantinya pak Suhartono akan membantu penyaluran dana ini untuk obat-obatan yang akan langsung disampaikan lewat institusi terkait di Palestina.

Hadir dalam acara ini semua perwakilan wilayah hadir tadi baik dari utara satu, utara dua, tuan rumah tengah, dan selatan. Tak hanya itu hadir pula rekan-rekan TKI dan pengurus KMIT yang juga melaksanakan rapat sesudah acara berakhir.


 

 

Radio FORMMIT

FORMMIT on Youtube