| Mengenal Lebih Jauh Kebesaran Allah di Semesta lewat Rihlah ke “Taipei Astronomical Museum” (台北市立天文科學教育館) |
| Written by Lilik Supriyanti |
| Monday, 04 January 2010 16:42 |
|
Taipei [FORMMIT] Semilir angin mewarnai musim dingin di Taipei. Tak menghilangkan wajah cerah kru FORMMIT Utaratu untuk rihlah ke Musem Astronomi Taipei pada tanggal 27 Desember 2009. Acara yang dikoordinir oleh Bpk Arif Kurniawan ini diikuti sekitar 40 anggota FORMMIT Utaratu. Acara dimulai dengan do’a dan taujih oleh Ust. Dedy Zul Noor di taman kampus NTUST sekitar jam 9 pagi. Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan dengan MRT dari Gongguan menuju Jiantan, dan lanjut dengan bus menuju lokasi. Perjalanan ditempuh sekitar 45 menit. Taipei Astronomical Museum berlokasi di Jihe Rd. No.363, Shilin, Taipei, Taiwan. Museum yang dibuka pada 7 November 1996 ini bertujuan menjembatani antara astronomi dan masyarakat, sehingga memungkinakan masyarakat untuk menjelajah lebih jauh tentang dunia astronomi. Dan untuk kita tentu saja tidak sekedar belajar astronomi tetapi juga meresapi makna kebesaran Allah SWT, tafakur dari berbagai fenomena alam, betapa teraturnya Allah menciptakan tata surya, bintang dan planet yang beredar sesuai garis edarnya, serta kekuasaan tanpa batas yang semua hanya milikNya. Sesampai di museum astronomi, acara dimulai dengan taujih dari Ust Hendro Nurhadi. Tema yang diambil adalah tentang kemenangan orang orang mukmin. Seperti yang dijelaskan di surat Al-Mukminun ayat 1-11 bahwa orang yang beruntung adalah orang yang beriman, yaitu orang orang yang khusyuk dalam sholatnya, orang orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna, orang-orang yang menunaikan zakat, orang-orang yang menjaga kemaluannya, orang orang yang memelihara amanat amanat dan janjinya serta orang-orang yang memelihara sholatnya. Taujih ditutup dengan acara pamitan dari Bpk Hendro Nurhadi yang akan segera kembali ke Indonesia karena sudah selesai masa studinya. Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama dan sholat dzhuhur berjam’aah. Selepas sholat dzuhur barulah acara keliling ke ruang exhibiton. Berbagai alat peraga tentang astronomi ada di sana, diantaranya origin of the earth, structure of the earth, plate tectonic, atmosphere circulation, model of clouds and thunder, berbagai informasi tentang proses terjadinya typhoon, wind, rain, snow, fenomena solar and lunar eclipse, phase of the moon, principle of correolis force, astronomy and navigation dan lain sebagainya. Selain itu masih ada beberapa wahana lain seperti 3D theater, IMAX Theater dan cosmic adventure. Pukul 3 sore acara rihlah pun berakhir. Rombongan berkumpul di depan halte untuk kembali naik bus menuju MRT Jiantan. Alhamdulillah acara berlangsung lancar. Semoga dengan Rihlah ke museum astronomi ini bisa semakin mempererat tali ukhuwah dan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. [sri]
|

