| Mengenai Kedatangan Delegasi Israel ke Indonesia |
| Written by mediaFORMMIT |
| Tuesday, 17 April 2007 00:00 |
|
بسم الله الرحمن الرحي Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
PERNYATAAN SIKAPTerhadap Rencana kedatangan delegasi Parlemen Israel ke Indonesia
Memperhatikan dengan seksama Mukadimah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 yang telah ditegaskan, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”.
Telah diketahui dan dipahami bersama oleh bangsa Indonesia bahwa penjajahan zionis Israel terhadap bangsa dan negara Palestina telah melanggar hak-hak kemerdekaan dan hak asasi manusia. Semua masyarakat dunia yang mempunyai hati nurani, kecerdasan dan keimanan mengetahui bahwa sampai saat ini Israel merupakan penjajah bangsa Palestina dan berupaya menghancurkan masjid Al Aqsha, kiblat umat Islam yang pertama.
Dengan akan datangnya delegasi parlemen (Kneset) Israel ke Indonesia, 29 April - 4 Mei 2007 di Bali dalam acara Inter Parliamentary Union (IPU), sungguh sangat menyinggung perasaan umat Islam yang selama ini konsisten mendukung dan menyokong kemerdekaan bangsa Palestina serta menjaga kemuliaan masjid Al Aqsha.
Selain itu dengan kehadiran delegasi Kneset Israel menunjukkan Pemerintah lemah karena tidak mampu menolak penjajah Israel memasuki wilayah kedaulatan Republik Indonesia, dan mengkhianati amanah Mukaddimah UUD Negara Republik Indonesia 1945.
Berkaitan dengan rencana kedatangan delegasi Kneset Israel ke Indonesia, maka Forum Mahasiswa Indonesia di Taiwan (FORMMIT) menyatakan sikap sebagai berikut:
Demikianlah pernyataan sikap ini dibuat semoga Allah membantu hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya. Amin.
Allahu Akbar walillahil hamd. Taipei, Selasa 29 Rabiul Awal 1428 H (17 April 2007 M)
Presiden, Sekjen,
Hendro Nurhadi Suyanto Soikromo
|
