Selamat Datang di Website Formmit
Bersikap Muahadah, Mujahadah, Muraqabah, Muhasabah, dan Muaqabah dalam Membangun Hari Esok yang lebih baik
Written by mediaFORMMIT   
Tuesday, 09 March 2010 19:47

Oleh : H. Mas’oed Abidin

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa (orang) memperhatikan apa yang diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Q.S. Al Hasyr : 18)

Adalah menjadi kewajiban setiap orang merancang dan mempersiapkan hari esok yang lebih baik.

Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa seorang akan merugi kalau hari esoknya sama saja dengan hari ini, bahkan dia menjadi terkutuk jika hari ini lebih buruk dari kemarin. Seseorang baru dikatakan bahagia, jika hari esok itu lebih baik dari hari ini.

Membangun hari esok yang baik, sesuai dengan ayat (wahyu Allah SWT) di atas dimulai dengan perintah bertaqwa kepada Allah dan di akhiri dengan perintah yang sama. Ini mengisyaratkan bahwa landasan berfikir, serta tempat bertolak untuk mempersiapkan hari esok haruslah dengan taqwa.

Semestinya orang Mukmin punya langkah antisipatif terhadap kemungkinan yang dapat terjadi esok disebabkan kelalaian hari ini.

Seorang mukmin sudah dapat memprediksi dan mempersiapkan hari esok yang lebih baik, dinamis, lebih mapan, lebih produktif dari pada hari ini.

Simpulannya, mesti ada peningkatan prestasi dari hari ke hari. Hari esok dapat berarti masa depan dalam kehidupan pendek di dunia ini.

Hari esok juga berarti pula hari esok yang hakiki, yang kekal abadi di akhirat kelak.

Hari esok mesti dirancang harus lebih baik dari hari ini, dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan melaksanakan lima “M ” ; yaitu Mu’ahadah, Mujahadah, Muraqabah, Muhasabah, dan Mu’aqabah.[1]

Read more...
 
Diskusi Warga FORMMIT Utaratu-Utada Bersama Ust. Habiburrahman El-Shirazy
Written by mediaFORMMIT   
Thursday, 25 February 2010 12:45

Taipei [FOMMIT] Adakah yang belum tau apa itu buku atau film Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih? Ya, buku yang menjadi best seller di Indonesia, film nya pun laris di bioskop-bioskop indonesia, bahkan pernah diputar juga di Taiwan. Film yang memberi  warna baru bagi dunia perfilman tanah air. Siapakah gerangan sang penulis hebat tersebut? Tak lain dan tak bukan adalah Ust. Habiburrahman El Shirazy.

Kali ini, warga Indonesia di Taiwan berkesempatan untuk bertemu beliau. Mendengarkan ceramah dan berdiskusi dengan beliau. Setelah sempat mampir di Chiayi, Tainan dan Kaohsiung, maka Taipei pun tak ketinggalan kedatangan Ust. Abik.

Pada Senin, 22 Februari 2010 jam 15:30 waktu Taiwan, acara talk show bersama beliau pun digelar oleh FORMMIT Utaratu kerjasama dengan FKKBWIT selaku pihak yang telah mendatangkan Ustadz Abik ke Taiwan. Acara ini dilaksanakan di Taipei Grand Masjeed dan dihadiri sekitar 30 peserta, baik dari mahasiswa maupun pekerja.  Tak ketinggalan Bapak Suhartono dan Pak Pangkuh dari KDEI pun turut berpartisipasi. “Agar Cinta Tidak Menjadi Masalah” menjadi tema diskusi pada sore itu. Tausyiah singkat dari Ust. Abik memberikan wawasan tentang bagaimana islam memandang cinta. Betapa islam menempatkan cinta pada posisi yang mulia, bahkan Islam sesungguhnya adalah agama “cinta”. Allah menciptakan dunia, mengutus nabi Muhammad SAW juga karena cinta.

Read more...
 
Tabligh Akbar IMIT Taichung bersama Ust. Ahmad Al Habsyi
Written by mediaFORMMIT   
Thursday, 25 February 2010 12:34

Taichung [FORMMIT] Ahad, 21 Februari 2010, berbarengan dengan tabligh akbar FKKBWIT di Tainan, IMIT-Taichung sukses menyelenggarakan tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Ahmad Al Habsyi dari Indonesia sebagai pembicara. Acara dimulai dengan tampilan rebana dari MTYT Taipei, FOSMIT Chungli dan IMIT Taichung. Cuaca yang cerah hari itu menambah semarak acara, mengingat seminggu sebelumnya Taiwan terus menerus diguyur hujan dan diterpa suhu yang sangat dingin.

Sekitar pukul 14.30, tausyiah dari Ustadz Ahmad Al Habsyi pun dimulai. Hikmah-hikmah yang diutarakan mampu menyerap perhatian ratusan peserta tabligh akbar yang hadir. Dengan sesekali melotarkan guyonan segar, pesan pesan moral pun tetap tersampaikan dengan baik. Diantaranya tentang pentingnya seseorang menjadi ahli manfaat, atau bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Menjadi ahli manfaat bisa lebih baik daripada menjadi ahli ibadah, karena seorang ahli ibadah hanya baik untuk dirinya sendiri, sedangkan ahli manfaat bisa membuat orang lain menuju kebaikan, akan tetapi jauh lebih baik lagi jika bisa menjadi ahli ibadah sekaligus ahli manfaat.

Read more...
 
Diskusi Warga FORMMIT Selatan Bersama Ust. Habiburrahman El Shirazy
Written by mediaFORMMIT   
Thursday, 25 February 2010 12:19

Tainan [FORMMIT] Lantai 2 Sheng li 6 dormitory NCKU pada Ahad, 21 Februari 2010 malam dikunjungi tamu istimewa. Ustadz Habiburrahman El Shirazy, penulis novel Islam best seller Ayat-ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih hadir didampingi istri menyapa mahasiswa muslim Indonesia yang sedang menuntut ilmu di negeri Formosa.

Perkenalan dan cerita-cerita tentang kehidupan sehari-hari mahasiswa muslim Indonesia di Taiwan mengalir dengan sesekali diselingi canda tawa. Ustadz Habib pun membagi pengalaman beliau saat berkuliah di Mesir, saat beliau berjuang mendapatkan nilai baik agar mendapat beasiswa, bekerja menerjemahkan buku siang malam seperti yang dikisahkan beliau melalui sosok Fahri dalam Ayat-ayat Cinta, jejak-jejak awal beliau di dunia sastra Indonesia hingga terciptalah novel Ayat-ayat Cinta yang melambungkan nama beliau. Beliau pun bercerita bahwa melalui tulisan, beliau ingin mengajak pembacanya untuk memimpikan sosok idealis sang tokoh dalam diri mereka, hingga akan banyak orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan dan ibadah kepada Allah SWT.

Pertanyaan demi pertanyaan tentang buku-buku beliau, tips-tips menulis, dan curahan hati para calon penulis tentang kesulitan dalam membuahkan karya ditanggapi dengan penuh semangat oleh Ustadz Habib. Tak terasa waktu sudah mendekati tengah malam, walaupun para penanya masih penasaran ingin menanyakan berbagai hal, namun akhirnya acara silaturahmi Ustadz Habib harus disudahi. Di akhir acara, sebuah foto bersama Ustadz Habib dan istri diambil sebagai kenang-kenangan dan insyaAllah sebagai penyemangat bagi kami, mahasiswa muslim Indonesia, untuk terus berkarya dan berjuang di jalan Allah. [Dyah Wulandari Putri]

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 27

Search

HOME

Developed By Sathish

Today

«  October 2010  »
MTWTFSS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 



Who's Online

We have 84 guests online

Your IP Address

38.107.191.103