|
Written by mediaFORMMIT
|
|
Monday, 26 July 2010 14:51 |
|
Dibandingkan menulis, berbicara lebih mudah dilakukan. Setiap pembicaraan pasti ada maksud-tujuan yang hendak disampaikan, baik itu pembicaraan secara langsung maupun melalui media elektronik (teknologi). Saking mudahnya dilakukan, orang ketika berbicara seringkali kebablasan, bahkan tak menggunakan etika. Akibatnya, banyak kebencian dan permusuhan terjadi. Bagaimanakah sesungguhnya etika berbicara yang dianjurkan dalam Islam? Pertama, ketika seorang Muslim berbicara hendaknya hanya untuk kebaikan (ma'ruf). Allah SWT berfirman, "Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisik mereka, kecuali bisik-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma'ruf…" (QS An-Nisa [4]: 114).
|
|
Read more...
|
|
|
Written by mediaFORMMIT
|
|
Friday, 23 July 2010 23:59 |
|
Hidup di dunia laksana seseorang yang sedang berbisnis. Ia akan selalu dihadapkan antara untung dan rugi. Hidup ini juga tak ubahnya sebagai tempat berinvestasi, tempat bertanam, medan untuk mengumpulkan kebaikan (amal saleh), atau sebaliknya ‘menabung’ keburukan dan dosa-dosa. Apa pun yang kita perbuat selama mengarungi hidup ini pasti ada konsekuensi yang akan didapatkan, baik ketika masih hidup maupun setelah mati. Konsekuensi logis yang akan diterima kelak bisa dalam bentuk kebaikan dan keselamatan, tetapi bisa pula kesengsaraan dalam kehidupan yang abadi, yaitu di alam kubur dan akhirat.
|
|
Read more...
|
|
Written by mediaFORMMIT
|
|
Wednesday, 21 July 2010 14:31 |
|
Bersama Opick, Aa Hadi, Che Che Kirani dan PKPU kembangkan dakwah Islam di negeri FORMOSA

Untuk pertama kalinya tabligh akbar dengan mendatangkan ustadz beken dari Indonesia diselenggarkan di Chiayi, Taiwan. Majelis Taklim Yasin Chiayi–Indonesia Taiwan (MTYCIT) sebagai organisasi keislaman baru di bawah naungan KMIT bertekad untuk mengikuti jejak pendahulu pendahulunya untuk menyelenggarakan tabligh akbar sebagai wadah untuk menggemakan Islam di bumi Formosa.
Bertempat di gedung atletik (Kang-Ping Stadium) Chiayi, pada Hari Minggu, 18 Juli 2010, tabligh akbar dan konser musik ini menghadirkan Opick, Aa Hadi, Che Che Kirani, dan perwakilan PKPU. Acara dimulai sekitar pukul 10.30 pagi dengan diawali hiburan Islami. Mulai dari Tim Qosidah Al-Hidayah (MTYT, Taipei), Tim Qosidah Al-Muktasida (FOSMIT, Zhongli), Arneta Band (IMIT, Taichung), Artha Band (FKKBWIT, Tainan), Clip Band (MTYCIT, Chiayi), sampai Group Band dari IWAMIT Kaohsiung mempersembahkan lagu-lagu religi untuk para peserta yang datang. Ratusan peserta hadir dari berbagai penjuru kota di Taiwan seperti Taipei, Taichung, Zhungli, Tainan, Kaohsiung dan Chiayi tentunya. Acara ini terselenggara berkat kerjasama MTYCIT dengan KMIT, PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat), KDEI, dan para sponsor lainnya.
|
|
Read more...
|
|
Written by mediaFORMMIT
|
|
Wednesday, 21 July 2010 12:53 |
|
"Bayarlah upah kepada karyawan sebelum kering keringatnya, dan beri tahukan ketentuan gajinya terhadap apa yang dikerjakan." (HR Baihaki). Islam sangat menolak perilaku eksploitatif terhadap karyawan. Karena itu, membayar upah karyawan tepat waktu termasuk amanah yang harus segera ditunaikan. Besarannya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan minimal untuk bisa hidup sejahtera. Itulah makna yang terkandung dalam hadis di atas. "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat." (QS An-Nisa [4]: 58).
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 4 of 48 |