|
Written by mediaFORMMIT
|
|
Tuesday, 09 February 2010 10:22 |
|
Belajar dari babi ? Benarkah babi halal? Tidak dipungkiri lagi, orang sering meremehkan masalah daging babi! Ada kalanya menganggap bahwa alasan pengharaman karena cacing pita! Lha, kalo direbus hingga matang, khan cacing pitanya mati. Berarti. terus jadi HALAL?!
KENYATAAN DI LAPANGAN
Babi banyak tersedia di pasaran karena :
- Pertumbuhan babi relatif gampang (tidak sesulit dan selama pertumbuhan sapi, kuda, dll.) Dengan ransum yang jelek (poor-diet), anak babi tetap dapat tumbuh dengan baik.
- Pakan babi mudah didapat, tidak pilih-pilih, bahkan dapat menggunakan limbah rumah tangga, dll.
- Babi betina bersifat prolifik (mampu beranak banyak sekali, bunting), bahkan sekali melahirkan dapat langsung, “Ceproott …. 12 ekor `genjik’ (bayi babi) sekaligus!”
- Dapat dimanfaatkan dalam aneka industri, termasuk : industri kosmetik, farmasi (obat, hormon, enzyme), dll.
|
|
Read more...
|
|
Written by mediaFORMMIT
|
|
Sunday, 07 February 2010 01:01 |
|
Es krim dapat dibedakan komposisi dan kandungannya. Komponen terpenting dari es krim adalah lemak susu dan susu skim. Di Inggris, ada standar tersendiri untuk produk es krim. Pemerintah menetapkan produk es krim harus mengandung 2,5 persen lemak susu dan 7,5 persen susu skrim (padatan susu non lemak). Jika dicampur dengan buah, maka kandungan lemak susunya 5 persen atau 7,5 persen serta kandungan susu skrim 7,5 persen atau 2,0 persen.
Lemak bisa dikatakan sebagai bahan baku es krim. Fungsinya untuk memberi tekstur halus, berkontribusi dengan rasa serta membei efek sinergis pada tambahan flavor yang digunakan. Disamping itu, penggunakan lemak akan memperindah penampakan.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by mediaFORMMIT
|
|
Saturday, 06 February 2010 09:53 |
|
A halal search-engine has been launched so Muslims can browse the internet without fear of stumbling across content considered forbidden, or "haram", under Islamic law.

UK [FORMMIT] The search engine, ImHalal.com, only fetches results that are flagged as "Halal" and safe for Muslim users.
While the internet has grown in popularity across the Islamic world, many Muslims have been put off search engines because of religious concerns.
ImHalal.com's founder, Reza Sardeha, said he got the idea for the site after friends complained that the more popular search engines, including Google and Yahoo!, were flagging up explicit content.
"First of all, we have blocked all sexually explicit content. We are also in talks with Imams to determine what might be considered haram and therefore be blocked," he said.
"Imhalal is not a dictatorial or censorship website, we want people to be able to continue their online search.
|
|
Read more...
|
|
Written by mediaFORMMIT
|
|
Saturday, 06 February 2010 09:46 |
|
Yogyakarta [FORMMIT] Barang haram ada dimana-mana. Tidak ada pengawasan yang ketat. Label halal perlu, tetapi yang lebih perlu adalah ‘label haram’ Yang haram kan babi,” begitu kata seorang pemilik restoran terkenal di Jakarta. “Nggak ada bayangan-bayangan bahwa hal lain pun bisa dikategorikan haram, selain babi. Tidak heran, restoran tersebut sampai saat ini masih memakai ang chiu. Ini kan bukan babi, jadi halal, begitu logikanya. Padahal Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) jelas-jelas mengkatagorikan zat sejenis arak itu sebagai barang haram. “Di dalamnya mengandung khamr. Makanan yang sengaja menggunakan bahan itu tidak halal,” ujar Aisyah Girindra, Direktur LPPOM MUI. Menurut penelitian Nurwahid, seorang ahli Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), ang chiu mengandung unsur alkohol hasil fermentasi. “Kadarnya sebanyak 15%,” ujarnya.
|
|
Read more...
|
|